Untuk Pacarku di Jakarta

Diaku pernah bertanya, "Mengapa orang harus menikah?"Seseorang menjawab, "Untuk meningkatkan kualitas hidupnya." Bah, lalu apa yang terjadi terhadap orang-orang yang bercerai? Kualitas hidup mereka...

“Luar Biasa

Malam gedebuk Satu bulan hinggap di kepala Bulan lainnya aman * Gank sempit menyerocos Disuruh diam, malah menjadi Bumi tidak jadi luas **Otak melompat-lompat Di situ-situ saja Mungkin sedang lompat tali *** Luar biasa semuanya...

Pada Suatu Ketika

Pada suatu ketika Menjelang pagi Di hari kebebasan Tak tahukah kalian penjara itu penuh sesak? Satu ruang kamar berisi tumpukan pepes ikan berkeringat. Pepes ikan yang mampu...

“Pamflet CInta”

"Pamflet Cinta"Ha, datang membawa sinar baru. Dan mengenal dirimu adalah suatu yang baru.Zaman memang berusia tua. Aku pun turut dimakan olehnya. Di sini aku berkisah kekasihku. Di sana...

“Perempuan Pembuat Kopi

Lemas tak ada kopi. Sudah kau periksa, adakah yang tertinggal di cangkirnya? " Kosong," jawabmu.Kau baru saja pulang bekerja. Mencariku ke mana-mana. “Ah, secangkir...

Sepotong Rindu yang Tak Lunas

Haz Algebra:kita pernah di sana.di shelter yang hanya berisi dua bangku.aku dan kau melepas lelah, lalu melanjutkan perjalanan kita masing-masing. .ada yang tertinggal di bangku...

Rasa Nusantara dan Harmoni Apik

Nusantara. Geografis menyatakan sampai busur lintang  berapa letak batasmu.Nusantara. Satu kata. Yang bermakna luas. Semua pun mengakui kamu itu luas. Aku tidak pernah menyelusuri kamu...

Bunda dan Gadis Cantiknya”

  Bayi mungil itu tumbuh besar dan unik. Usianya kini 20 tahun. Bayi kecil perempuan yang paling dicintai oleh Bunda. Anak perempuan - satu-satunya buah...

Yang Pergi Meninggalkan Imajinasi

Drama. Baginya, kehidupan orang-orang yang hampir ditemuinya setiap hari adalah drama. Muak, tapi harus dijalani. Mungkin, seperti itulah kehidupan yang diberikan untuknya. Suka atau...

Panorama yang Salah Dilukis

Salvador Dali berbisik di telingaku,"Take me, I am the drug; take me, I am hallucinogenic." Bulu-bulu di leherku berdiri mendengar nafas suaranya. Dia tahu itu...