Puisi yang Seharusnya Kau Baca Di Bulan November

            Sebelum November usai, kuingin meniduri puisi ini Seperti dalam reka ulang sastra jendra Ketika aku datang sebagai udara dan melakoni Batara Sementara kau adalah Sukesi yang terbujur...

“Perempuan Berdebu Vulkanik”

Wajah penuh debu. Entah putih. Entah abu-abu. Bagai Topeng putih Hanoman. Dalam kesunyian, dia berdiri di lantai rumah. Cekam tak terkendali. Hanyut dalam gelap....

“Pamflet CInta”

"Pamflet Cinta" Ha, datang membawa sinar baru. Dan mengenal dirimu adalah suatu yang baru. Zaman memang berusia tua. Aku pun turut dimakan olehnya. Di sini aku berkisah kekasihku. Di sana...

“Selamat Pagi, Beib”

Selamat pagi Beib. Aku ingin selalu mengucapkan selamat pagi ini untukmu kapan saja.  Bisa di siang hari, sore, malam atau bila kita tidak sedang...

Sajak Kecil tentang CInta (Sapardi Djoko Damono) dan dilapisi puisi SN

Mencintai angin harus menjadi siut Mencintai air harus menjadi ricik Mencintai gunung harus menjadi terjal Mencintai api harus menjadi jilat Mencintai cakrawala harus menebas jarak Mencintaimu harus menjelma aku *...

Sepotong Rindu yang Tak Lunas

Haz Algebra: kita pernah di sana. di shelter yang hanya berisi dua bangku. aku dan kau melepas lelah, lalu melanjutkan perjalanan kita masing-masing. . ada yang tertinggal di bangku...

Popular Post