Meneropong Best Western Premier La Grande

Best Western Premier La Grande : Copyright www.sarinovita.com

Pada sore sebelum senja, sepasang kaki berlari-lari kecil  menuju pusar. Saling merapat dan berdiri tegak. Kemudian, berpijak dengan tetap, memandangi bidang-bidang yang menyusun sendiri tubuhnya. Membentuk sebuah rongga dengan sisi-sisi sekumpulan kawung. Bagaikan meneropong langit melalui teleskop, seketika, dia tersenyum megah.  Teropong yang dianggapnya itu, sebenarnya adalah Signature Best Western Premier La Grande, Bandung

Bagi saya, langit merupakan tubuh semesta berunsur kebebasan yang bisa dilihat dari sudut mana pun. Meneropong langit melalui lubang bersegidelapan yang saya anggap itu berupa pecahan tubuh biji kopi, memiliki keasyikan tersendiri. Meski hanya sejenak melihatnya. Best Western Premier La Grande [BWPLG] memang punya keunikan tersendiri. Tidak berbeda dengan Best Western di kota-kota lain, memiliki ciri khas yang mengikuti local wisdom-nya.

Saat pertama memijakan kaki di BWPLG, hal pertama yang saya lihat ialah motif batik kawung yang terpampang di pintu lobi. Lalu, sewaktu masuk ke dalam lobi, corak-corak tersebut terlihat lagi, terpasang besar di belakang meja resepsionis. Gambar pecahan biji kopi terlihat di mana-mana bahkan terpajang pada nomor kamar, dan dalam kamar pun mereka ada.

Best Western Premier La Grande : Copyright www.sarinovita.com
Lobi Best Western Premier La Gande

Jodie, General Manajer Best Western Premier La Grande, mengatakan bahwa Jawa Barat terkenal dengan kopi Arabica-nya yang banyak berasal dari Gunung Malabar. “Best Western Premier di Nusantara harus mengangkat unsur budaya, entah itu khasanahnya atau local jenius-nya dan amenities,” ujarnya.  Motif kawung memang menyerupai biji kopi atau “pecah kopi”, namun BWPLG mengangkatnya sebagai warisan budaya karena bangunannya yang terletak di Pulau Jawa dan bentuk yang serupa kopi.

Corak tersebut berunsur alam dan manusia yang berporos pada kekuatan alam semesta yang dilambangkan 4 arah mata angin: timur, sumber kehidupan: utara, tempat roh atau kematian; barat, keberuntungan; selatan, puncak segalanya.

Best Western Premier La Grande : Copyright www.sarinovita.com

BWPLG tidak saja berkonsep tradisional tapi juga membaurkannya dengan warna barat. Yang berelemen kayu dan besi, dan merupakan ciri khas desain modern Scandinavian. Dan berdiri paling tinggi di antara bangunan-bangunan lain di sepanjang Jalan Merdeka. Sedangkan warna-warna lampu disentuh dengan warna kekuningan yang memberikan kehangatan.

Jelajah  Best Western Premier La Grande

Ketika ditanya oleh Mbak Venta tujuan saya ke Bandung, saya menjawab untuk mencari tempat cetak buku print digital yang bagus dan murah, sekaligus membahas karya dan tetek bengek-nya.  Dia tersenyum, lalu berucap,”enjoy the room and good luck for the book.”

  1. Accomation

Best Western Premier La Grande terdiri dari 6 tipe kamar: superior, deluxe, executive, junior suite, family suite, dan premier suite. Dan saya menempati deluxe room yang seluas 29 sqm. Kamar seluas itu memberikan ruang kebebasan yang berserat  “enjoy the moment”. Di kamar itu, diibaratkan, kamu bisa teriak sekencang-kencangnya tanpa menganggu orang lain, meracau, menari, bernyanyi, bekerja, tidur seharian, dan apa pun itu. Bahkan saya sempat menyalakan akun personal IG live story si penulis yang membacakan salah satu puisi di buku terbarunya.

Di Sudut Heritage

Aku menyelimuti diriku dengan kabut

Di sebuah sudut di antara toko milik Si Kong Nam dan Gereja Pasundan

Sudut ini seringkali merajai degup cahaya yang terpancar dari reklame neon yang sudah usang

Kutunggu mataku memberi gradasi dari warna merah menuju monokrom tua Zaman Belanda

Beat deru kendaraan yang lewat memancing sekujur tubuhku untuk berdansa

Menarikan sebuah pertanyaan yang sering kuulang dalam kepalaku

Di manakah lubang hitam itu yang gravitasinya sering menarik-narik hasratku untuk bertemu?

Ruang kamar yang terletak di lantai  7 itu memberikan kebebasan pada kami, mengubah udara menjadi partikel-partikel diksi yang “meledak”. Pun, kami mendapatkan kenyamanan berbincang-bincang tentang penulisan karya sampai persoalan angan. Tujuan orang ke Bandung dan menginap di suatu hotel untuk mendapatkan kenyamanan selama berlibur, bisnis, berkunjung relasi, dan lain sebagainya. Namun, saya dan Si penulis tersebut memanfaatkan kesempatan itu sebagai hal yang lepas dan tanpa sekat, untuk mewujudkan mimpi yang sama.

Best Western Premier La Grande : Copyright www.sarinovita.com
Deluxe Room Best Western Premier La Grande

Best Western Premier La Grande : Copyright www.sarinovita.com

http://bwpremierlagrande.com/
Deluxe Bathroom
  1. Meeting Rooms

Aneh rasanya, bila berada di hotel hanya mengenal ruang kamar saja. Ruang meeting terkadang tidak menarik bagi sebagian orang. Kecuali bagi mereka yang kerap melakukan meeting untuk berdiskusi, seminar, workshop, dan hal terkait lainnya. BWPLG memiliki 8 ruang meeting yang setiap ruang bisa menampung sampai 200 orang.

Best Western Premier La Grande. Copyright: www.sarinovita.com

  1. Fasilitas

Sebelum melihat-lihat meeting room, saya menemukan dinding-dinding yang menurut saya unik.

Di seberangnya ada Kids Corner yang sederhana. Seperti biasa, BWPLG terdapat SPA, business center, dan fitness center. Jika menginap di sini, kamu bisa mencoba Heated Semi Outdoor Swimming Pool yang air kolamnya tidak dingin, melainkan air panas. Hal ini cukup menarik bagi saya, sayangnya saya tidak sempat menikmatinya. Kamu pun bisa mencicipi kuliner khas BWPLG dari Cordial Pool Bar yang berada dekat dengan kolam renang.

Salah satu dinding di Best Western Premier La Gande

Best Western Premier La Grande. Copyright: www.sarinovita.com

Best Western Premier La Grande. Copyright: www.sarinovita.com

 

Selanjutnya, saya dan mbak Venta [Public relation BWPLG] naik ke lantai 21, menuju Executive Lounge. Di lantai ini, kamu bisa menikmati pemandangan Kota Bandung dari balik kaca yang tembus pandang dan sofa yang nyaman. Di sini, tersedia bermacam minuman dari teh, kopi, sampai wine, dan hidangan khas BWPLG. Ada kesenangan lain saat berada di Executive Lounge, kamu bisa “enjoy the moment” bersama teman-teman, keluarga, atau sendiri dalam sunyi. Tapi jika itu memang hanya kamu yang di sana, ya. Kalau ramai pun, ruang kamar BWPLG bisa jadi tempat merasakan keheningan yang kerap menyimpulkan sesuatu menjadi bijak atau setidaknya kewarasan itu hadir.

Best Western Premier La Grande. Copyright: www.sarinovita.com
Executive Lounge
Best Western Premier La Grande. Copyright: www.sarinovita.com
Executive Lounge

Terakhir, bagian yang menarik perhatian saya adalah Parc De Ville Restaurant yang berada di lantai 3.

Ditemani Chef Suryono yang mulai profesinya 19 tahun lalu, dia menyuguhkan kuliner khas BWPLG yang banyak diminati para tamu. Saya sengaja memilih meja paling sudut yang dekat jendela, sebab awal melihatnya saya langsung naksir.

Iga Bakar Asam Pedas

Biasanya saya tidak begitu suka hidangan daging apalagi Iga. Entah kenapa ketika melihat penampilannya di depan mata, saya jadi tergoda, terlebih menatap sambalnya. Iga Bakar Asam Pedas disajikan dengan Iga Sapi lokal, nasi lemak atau nasi gurih, urap, tempe, tahu, dan sambal.

Soal me-review makanan, saya tidak bakal mengatakan “enak”, “nikmat”, atau “lezat”. Tapi saya lebih mengajak kamu membayangkan komposisi makanan, cara memasak dan bumbu-bumbunya. Dari situ kamu bisa mengetahui cita rasa yang dihasilkan.

Best Western Premier La Grande. Copyright: www.sarinovita.com
Iga Bakar Asam Pedas
Best Western Premier La Grande. Copyright: www.sarinovita.com
Menu Unggulan Parc De Ville Restaurant

Chef Suryono menjelaskan bahwa sebelumnya Iga direbus selama 4 jam agar menghasilkan daging yang lembut. Saat direbus, tidak lupa menuangkan rempah-rempah Nusantara supaya Iga tidak hambar rasanya. Yang membedakan Iga Bakar Asam Pedas dengan hidangan iga lainnya ialah kombinasi rempah yang memasukan konje atau kecombrang. Lengkuas dan cabai dibaurkan bersama kemiri, bawang putih, bawang merah dan rempah lain untuk memberikan rasa manis, asam, dan pedas. Sedangkan nasi lemaknya dimasak dengan kaldu ayam, garam, rica, dan santan. Menurut Chef Suryono, Iga Bakar Asam Pedas secara penyajian nutrisi telah lengkap, sebab terdapat nabati, protein, dan sayuran.

Crunchy Salmon

Menu kedua ini berupa salmon yang dimakan terasa crunchy. Rasa crunchy-nya berasal dari kacang pistachio yang di-bake, lalu dicampur butter dan aneka rempah. Disajikan bersama Lemon Cream Sauce, Cukini, Carrot, dan Salt Pepper. Menikmati Crunchy Salmon, kamu bisa memilih mashed potato, potato wedges, French fries, baked potato bahkan nasi. Bahan-bahan yang disuguhkan merupakan kombinasi yang pas untuk menu ikan.

Best Western Premier La Grande. Copyright: www.sarinovita.com
Crunchy Salmon

Dari kedua menu tersebut, Iga Bakar Asam Pedas lah yang masih terngiang-ngiang pada ingatan saya. Ingatan yang selanjutnya melompat pada masa saya pertama kali membantu tante saya memasak untuk 1000 orang. Momen bersama tante saya itu, selalu melekat di memori saya hingga saat ini. Peristiwa yang  bercampur aduk hobi, cinta, kebersamaan, dan kebahagiaan.

Keunikan lain di Parc De Ville: selama bulan Ramadhan tahun ini menyediakan menu-menu Nusantara. Menu akan berbeda setiap harinya, jika hari ini tema menunya Jawa Barat, esok akan tersaji menu Lombok, lusa menu Kalimantan. Tema Bulan Ramadhan ini akan selesai pada tanggal 23 Juni 2017, jadi buat kamu yang hendak menikmati menu dari penjuru Nusantara, datanglah sebelum tanggal itu tiba.

Best Western Premier La Grande. Copyright: www.sarinovita.com
Stall main course

Kuliner otentik Parc De Ville Restaurant belum tentu disuguhkan di hotel Best Western lainnya. Menu unggulan dikonsepkan mengikuti kuliner asal atau asli di mana Best Western hadir.

Mie Kocok yang juga kuliner unggulan Parc De Ville memiliki ciri khas tersendiri. Yaitu, menggunakan bumbu-bumbu asli, rebusan kaldu kaki sapi dan tulangnya yang masih berbalut dengan kaki, kemudian dipotong dan direbus selama 4 jam.

Khas lainnya yang juga belum tentu kamu dapatkan di Best Western lain atau hotel lain: adanya 34 aneka sambal Nusantara dan 14 kerupuk ragam bahan [kerupuk ikan, udang, kulit, beras, kentang, dan lainnya yang diangkat dengan mengadopsi produk lokal.

Best Western Premier La Grande. Copyright: www.sarinovita.com

Best Western Premier La Grande. Copyright: www.sarinovita.com

34 sambal dan kerupuk akan selalu ada di Bulan Ramadhan ini. Namun tajil selama bulan Ramadhan akan berbeda pada setiap harinya. Misalkan saja bubur sumsum belum tentu ada hari ini, tapi kamu bisa menikmatinya di “Angkringan” ala BWPLG yang berada di bawah dan ruang terbuka. Aneka menu yang ada di angkringan, semuanya hanya Rp.5000,-.

Best Western Premier La Grande. Copyright: www.sarinovita.com
Gerobak Empal Gentong – Angkringan Best Western Premier La Grande

O, ya, saya sempat menanyakan perihal sebutan “premier”, apa yang membedakannya dengan Best Western lain yang tanpa kata tersebut.  Jika premier, berarti upper scale to luxury 4 – 5. Dari segi penyajian breakfast, BWPLG harus menyuguhkan hidangan yang sesuai standarnya, yaitu: 3 macam susu, 2 jenis teh,  decaf coffee, machine coffee, dan free brew coffee. I see

Menikmati sudut-sudut  Best Western Premier La Grande serasa meneropong Nusantara dan semesta. Di kota yang kental heritage-nya ini, momen tiap momen terus bergulir tak terduga. Termasuk berbicara dengan manusia-manusianya. Ketika tubuh hadir di BWPLG, para staf berbicara dengan saya seolah-olah mereka telah mengenal saya lama. Bahkan hal personal pun, General Manager BWPLG tidak sungkan dan jujur menjawab pertanyaan, “Antara Papua dan Bandung, Mas Jodie pilih yang mana?”

“Saya lebih memilih Papua. Tapi saat ini saya berada di Bandung dan saya menikmatinya. Ya, live in present moment saja,” jawab Mas Jodie tertawa kecil.

Best Western Premier La Grande - Copyright: www.sarinovita.com
Junior Suite Best Western Premier
Best Western Premier La Grande - Copyright: www.sarinovita.com
Bersama Chef Suryono

 

Alamat Best Western Premier La Grande

Jalan Merdeka No. 25-29

Bandung 40117, Indonesia

Tel. : +62 22 4269 0555

Fax. : +62 22 4269 0550

Email : reservation@bwpremierlagrande.com

http://bwpremierlagrande.com/Location

Sumber Tulisan Kawung:  http://batik-tulis.com/blog/batik-kawung/

Puisi “Di Sudut Heritage” : @ruhlelana

Best Western Premier La Grande - Copyright: www.sarinovita.com

Best Western Premier La Grande - Copyright: www.sarinovita.com
Pemandangan dari Executive Lounge
Best Western Premier La Grande - Copyright: www.sarinovita.com
Signature of Best Western Premier La Grande [in black & white]
Posted in Uncategorized

4 Replies to “Meneropong Best Western Premier La Grande”

  1. ada salmon! 😂😂 kopam renangnya semacam asik buat duduk sore sambil ,,,…. buka laptop 😂😂😂

    makasih ya mbak tulisannya rapih, seneng bacanya 😘😘😘

Leave a Reply