Resiko Apa Saja Yang Tidak Dijamin Asuransi Kendaraan Bermotor

Apa yang kita harapkan dari asuransi apa pun jenisnya itu? Kalau saya, “jaminan”. Salah satu pegangan saya dalam perjalanan hidup. Saya tidak pernah tahu apa yang bakal terjadi di depan. Baik itu keberuntungan maupun sebaliknya. Sudah 8 tahun, saya dan adik saya memutuskan untuk tidak lagi membeli kendaraan beroda dua atau empat. Dalam hal transportasi kami tidak membutuhkan kendaraan pribadi secara saya dan adik tidak punya kesabaran tinggi menghadapi kemacetan Jakarta.

Lain soal orang yang punya kendaraan, asuransi menjadi penting.

Seperti keselamatan diri kita, banyak dari kita punya asuransi jiwa dan kesehatan. Anggaplah banyak dari kita paham perihal penting atau tidaknya asuransi, termasuk asuransi kendaraan. Kita juga tahu tidak bisa menghindar dari bencana/kecelakaan bahkan kecurian kendaraan. Sayang, jika pasangan hilang/dicuri orang lain, tidak ada asuransinya, tapi bisa minta ganti ke Tuhan. Haha, bener, kan?

31 Januari 2017, Foodism Kemang, Mobil 123 mengundang media dan blogger untuk memberikan informasi asuransi kendaraan bermotor sebagai salah satu produknya kepada publik . Hadir di acara tersebut, 3 narasumber: Deni Sutardji, Product Management Analyist PT. Asuransi Adira Dinamika, Indra Prabowo, Managing Editor Mobil 123, dan Irwan Nurfiandy, Head of Marketing Mobil 123.

Foto Bareng Pak Andy, Head of Marketing Mobil123 dan beberapa media online otomatif

Jadi, mari mengerucutkan  pembicaraan kita. Hanya tentang asuransi kendaraan. Saya tidak akan menuliskan pengertian dari asuransi. Lebih penting mengetahui definisi kendaraan bermotor yang ada di dalam tubuh asuransi kendaraan.

Kendaraan bermotor adalah kendaraan roda dua atau lebih yang digerakan oleh motor atau mekanik dan memiliki izin untuk digunakan di jalan umum yang menjadi objek pertanggungan.

Portal otomatif No. 1 , Mobil123, terbiasa menjual-beli kendaraan secara online, melengkapi pelayanan mereka bekerjasama dengan  Adira Insurance. Perusahaan asuransi yang berdiri sejak tahun 2002, memiliki produk keunggulan yang salah satunya ialah Autocillin (untuk mobil) dan Motopro (untuk motor), yang berbasis asuransi konvensional dan syariah.

Melalui Mobil123, konsumen dapat mengajukan asuransi kendaraan motor yang konvensional maupun syariah. Adira Insurance punya aplikasi digital (Autocillin Mobile Apps Application) untuk mengajukan klaim, towing car, ambulance, rate klaim, dan lainnya.

Cakupan dasar  yang dijamin asuransi kendaraan bermotor terbagi menjadi dua, yaitu Comprehensive dan Total Loss Only. Untuk kendaraan  roda dua (motor) hanya dijamin Total Loss Only. Comprehensive memberikan perlindungan kecil, misal mobil tergores, sampai kerugian total/menyeluruh.  Total Loss Only karena ada “only” berarti hanya memberikan perlindungan kerusakan saja.

Terpaut Comprehensive, sekarang kita sedikit membedah (ceileh gaya sangat deh bahasanya) mengenai resiko yang dijamin dan tidak dijamin.

Secara luas resiko yang dijamin, terdiri: kecelakaan diri pengemudi dan penumpang, hura hara, gempa bumi, tsunami dan atau letusan gunung berapi, angin topan, badai, hujan es, banjir dan atau tanah longsor.

Secara property damage, asuransi menjamin kejadian tabrakan, benturan, tergelincir atauterperosok. Mengenai pencurian kendaraan, resiko yang dijamin dimaksud: perbuatan jahat pencurian yang didahului atau disertai atau diikuti dengan kekerasan ataupun ancaman kekerasan dan kebakaran. Resiko yang dijamin ini berdasarkan Pasal 362, 363 ayat 3,4,5, dan Pasal 365 KUHP.

Tanggung jawab hukum pihak ketiga menanggung kerusakan atas harta benda, biaya pengobatan, cidera badan dan atau kematian, dan biaya perkara atau biaya bantuan para ahli (maksimal 10% dari limit).

Resiko yang dijamin lainnya maksimal 0,5% dari harga pertanggungan. Maksud biaya lain yang dijamin ini ialah biaya wajar yang dikeluarkan oleh Tertanggung, jika terjadi kerugian dan atau kerusakan akibat resiko yang dijamin untuk penjagaan, pengangkutan atau penarikan ke bengkel atau tempat lain untuk menghindari atau mengurangi kerugian dan atau kerusakan tersebut.

Resiko yang tidak dijamin, berarti Penanggung tidak memberikan ganti rugi pada beberapa yang disebut di bawah ini:

  • Kehilangan keuntungan karena kendaraan bermotor yang dipertanggungkan mengalami kecelakaan atau sebab lain.
  • Kerusakan atau kehilangan peralatan tambahan yang tidak disebut dalam ikhtisar pertanggungan.
  • Kerusakan atau kehilangan akibat penggelapan, penipuan, hipnotis, dan sejenisnya.
  • Kerusakan atau kerugian akibat perbuatan jahat yang dilakukan tertanggung, misal suami/istri/anak/orangtua/saudara/pengurus/pemegang saham/komisaris/pegawai. Ya iyalah, poin ini, kan urusan keluarga atau perusahaan bersangkutan bukan pihak asuransi maupun Mobil123.
  • Kerugian atau kerusakan yang disebabkan oleh menarik atau mendorong kendaraan lain, belajar mengemudi, perlombaan, karnaval, kelebihan muatan, dijalankan dalam kondisi rusak, dikemudikan tanpa SIM, memasuki jalan tertutup/terlarang/melanggar rambu lalu lintas, barang/hewan yang sedang diangkut, zat kimia dan benda cari lainnya, reaksi nuklir.
  • Kerusakan pada ban, velg, dop tanpa kerusakan pada bagian lain, kunci, surat-surat kendaraan.

Sekali lagi, sebagai pemilik kendaraan bermotor yang cerdas, rasanya saya tidak perlu bicara panjang mengenai penting atau tidaknya memiliki asuransi kendaraan yang membantu kita menghadapi masalah di hari depan. Semoga tidak ada masalah.

Bagi yang ingin mengetahui lebih detail produk asuransi kendaraan bermotor yang ditawarkan, silahkan berselancar melalui chat online/hubungi langsung  Mobil123 dan Adira Insurance.

21 Replies to “Resiko Apa Saja Yang Tidak Dijamin Asuransi Kendaraan Bermotor”

  1. Halo, salam kenal mbak!

    Kemarin agak “deg” juga waktu tahu kalau kerusakan karena belajar mengemudi nggak di ganti, padahal udah ada pikiran bikin asuransi kendaraan dlu sebelum belajar mengemudi, supaya pas ga sengaja nabrak2, ada yang ganti 😐

Leave a Reply