The Legacy: Ketika Karya Seni Berkolaborasi dengan Fashion

Kreasi seni Eko Nugroho pernah dileburkan ke dalam bentuk  syal dari sebuah elegan brand mode  ternama di luar negeri. Begitu pula 3 illustrator muda yang digaet  berkolaborasi dengan ruang fashion. Menyaksikan peluncuran  “The  Legacy: Indonesia Heritage Collection” oleh Giordano pada tanggal 18 Mei 2016, antara seni dan fashion kini bisa mencetak tren baru yang bakal  hits.

Ketika seni dan fashion berkolaborasi tentu punya kandungan yang tidak sekadar menciptakan desain. Meski desain busana itu termasuk bagian dari seni,  yang membedakan adalah dari nama profesinya. Desainer baju sama-sama mengambar seperti illustrator, hanya medianya saja yang berbeda. Namun, jika pelaku seni bekerjasama dengan pelaku fashion, tentu ada suatu yang tidak biasa. Sesuatu yang pastinya dihadirkan agar bisa dinikmati oleh banyak orang. Apa lagi kalau bukan bicara keindahan.

Keindahan, sumber alam Indonesia merupakan kekayaan warisan terindah. Keindahan tersendiri bagi masyarakat umum mempunyai legacy tak ternilai yang ditemukan di  bumi Indonesia. Sayangnya, banyak dari kita (masyarakat) belum mengenal potensi alam, fauna,  seni, sosial, dan budaya daerah sendiri maupun daerah lain. Banyak pula potensi-potensi yang masih belum terungkap (orang jarang tahu) ataupun potensi yang hampir punah. Isu-isu kepunahan refleks menjadi kekhawatiran atau bisa jadi orang  tidak peduli karena memang tidak tahu. Pelaku eksplorasi pun masih minim.

Burung Jalak Bali -Resatio-Giordano
Burung Jalak Bali -Resatio-Giordano

Semua itu membuat Giordano Indonesia mengagas tema besar: The Legacy yang berkolaborasi dengan 3 illustrator: Resatio, Lala Bohang, dan Bykai. Pada koleksi terbarunya Giordano memberikan karya seni ke ruang eksplorasi para 3 illustrator secara bebas. Desain-desain ketiga illustrator itu seperti presentasi dari Indonesia Legacy dan kehidupan yang dikaitkan dengan alam. Apa yang dibayangkan di kepala ketiga illustrator itu pada baju yang telah jadi, tidak mengecewakan. Resatio mengaku desain, warna, teknik, kualitas pakaian sama persis dengan rancangan di kepalanya.

Resatio telah kali kedua bekerjasama dengan Giordano. Pada  Tema Legacy, Resatio mengangkat potensi fauna, Burung Jalak Bali yang pernah hampir punah karena dibunuh masyarakat setempat. Artwork Resatio, Burung Jalak Bali punya desain yang cathcy dan menarik perhatian anak muda. Saat saya post di social media tentang sweater Giordano  bergambar desain Burung Jalak Bali banyak yang menyukai. Malah ada yang ingin membeli karya artwork tersebut dengan mengatakan berkali-kali. Desain kedua Resatio tentang Topeng Burung Hudoq yang berasal dari Kalimantan. Adalah acara adat untuk merayakan hasil panen atau syukuran. Berdesain unik yang juga bisa menjadi pilihan bila saat kita membeli koleksi terbaru Giordano, The Legacy.

Karya seni itu harus bisa dinikmati secara luas, seperti fashion yang cakupannya lebih luas. Dengan membeli koleksi Giordano, berarti Anda telah mengapresiasi karya seni dan kekayaan Indonesia,” ucap Resatio.

Illustrator kedua, Lala Bohang lebih mengambil tema kota dan keindahan alam bawah laut Bunaken, Sulawesi Utara. Gambar yang bercerita untuk koleksi Giordano diberi title “ Melody Between Chaos” dibingkai seperti mural tentang kekacauan hidup di kota. Yang sebenarnya masih terkait dengan ketenangan alam bawah laut Bunaken. Kontrakdiktif tapi saling melengkapi. Ketenangan bisa dicari di alam dan dinamika kehidupan bisa dipelajari dari Kota Besar seperti Jakarta.

The Legacy, The Bunaken, Lala Bohang, - Giordano
The Legacy, The Bunaken, Lala Bohang, – Giordano

Dalam desainnya tokoh gadis perempuan yang dinamakan Gendis oleh Lala Bohang menceritakan bahwa ritme setiap orang berbeda. ritme kita tidak bisa disamakan dengan ritme orang lain. Desain berwarna ini memang menampilkan terompet yang diartikan ritme. Gaya muda, lincah, dan kreatif Lala Bohang sangat terlihat karena memang garis-garis dan pola yang dituangkannya adalah ciri khasnya.

Bykai, illustrator ketiga yang juga berprofesi sebagai desainer grafis menonjolkan goresan-goresan Papua dan Yogyakarta. Seperti Resatio, Bykai juga mendesain untuk T-shirt dan pakaian sejenis lainnya.

Giordano: The legacy, Bykai
Giordano: The legacy, Bykai

Memperkenalkan Indonesia Heritage ke anak muda melalui fashion bisa menjadi cara ampuh. Memasukan ke dalam fashion pun perlu sentuhan-sentuhan urban, gaya,  ciri khas,  keindahan seni,  fresh dan ruh  muda agar mudah masuk di pangsa Giordano. Bagi saya koleksi terbarunya, The Legacy, bisa juga digunakan orang di atas usia 30 tahun, apalagi yang menyukai seni dan mode. Bahan-bahan produksi Giordano pun tidak perlu lagi dipertanyakan kualitasnya. Halus, tidak panas, dan enak dipakai.

Giordano dan The Legacy merupakan bentuk kampanye yang masuk ke ruang seni dan mode. Perpaduan tersebut mengincar siapa saja dengan memicu mereka lewat desain-desain yang keren sekaligus menarik. Desain-desain yang menampilkan Indonesia dan isi-isinya. Mengenal Indonesia  melalui visualisasi fashion dan artwork.

Giordano The Legacy
Giordano The Legacy
Giordano The legacy
Giordano The legacy

2 Replies to “The Legacy: Ketika Karya Seni Berkolaborasi dengan Fashion”

  1. upz…
    giordano euy, merek premium 🙂

    ““Karya seni itu harus bisa dinikmati secara luas, seperti fashion yang cakupannya lebih luas. Dengan membeli koleksi Giordano, berarti Anda telah mengapresiasi karya seni dan kekayaan Indonesia,” ucap Resatio.” setuju, saya sering pake, tapi boleh pengasih bukan beli hehehe

Leave a Reply