Tembikar yang Hilang

#SnapShot

Tembikar atau disebut “Belango”.

Berasal dari Negeri China yang kemudian hadir di Indonesia dan diwarisi secara turun-menurun.
Seni kerajinan Tembikar dijalankan oleh Ibu Anis sejak usia 15 tahun dan merupakan usaha pribadi.

Setiap harinya, beliau bisa menghasilkan sekitar 20-an tembikar. Bahkan, ia mampu membuat 300-1000 Tembikar untuk pesanan ke luar Nagari (desa).

Tembikar merupakan warisan seni budaya yang harus dilestarikan, dikembangkan dan juga disosialisasikan.


III Koto, Rambatan, Nagari Galo Gandang

2 Replies to “Tembikar yang Hilang”

Leave a Reply