Keseruan Wagyu Eating Competetion

“When our souls are happy, they talked about food,” Charles Simic.

Lomba makan memang sudah sering dilakukan oleh restoran-restoran atau kegiatan acara lain. Tidak berbeda dengan Abuba Steak yang setiap tahunnya mengadakan kompetisi makan steak sejak 2 tahun lalu. Tahun ini, Abuba Steak mengambil menu baru: Wagyu Steak untuk dilombakan dengan tajuk “Wagyu Eating Competetion”. Sebelumnya, saya hanya pernah menyaksikkan lomba makan kerupuk, itu pun saat perayaan ulang tahun Kemerdekaan Indonesia, 17 Agustus 1945.

            Lomba makan yang saya tahu melalui televisi dan media online, pasti panitianya menyediakan makanan dengan porsi besar. Kalau di luar negeri, biasa yang dilombakan burger, noodle, spaghetti, meat, dan beragam makanan lain. Abuba Steak  tidak mau kalah dan tidak tanggung-tanggung, menyediakan menu Wagyu Steak yang berkualitas asal dari negeri Australia yang terkenal empuk untuk dikompetesikan. Daging Wagyu yang digunakan resto Abuba Steak memiliki sertifikat keaslian dan mengandung omega dan kaya protein, loh.

Wagyu Steak Abuba by Sari Novita
1 Kilo Wagyu Steak , Wagyu Eating Competettion. Copyright: Sari Novita

            Beruntung, saya bersama keempat teman blogger, mendapat undangan dari resto Abuba Steak untuk menghadiri Wagyu Eating Competetion. Sebelumnya, saya berselancar lebih dahulu melihat ketentuan dan persyaratan peserta yang mengikuti kompetisi ini. Tertera persyaratan bagi peserta yang harus melahap 1 kilo daging wagyu.  Hah? 1 kilo? O, Tuhan. Makan 1 helai daging saja sudah bikin kenyang, apalagi 1 kilo. Langsung saya membayangkan wajah-wajah yang bakal “membereskan”  1 kilo daging wagyu di atas  piringnya. Whoaa.

            Makan itu membahagiakan. Berada di ruang terbuka resto Abuba Steak Cipete, pada tanggal 20 Desember 2015, saya melihat para peserta, panitia, MC (Tj dan Angga Anwar), tamu undangan dan media berwajah semringah bahagia. Bila ada yang bersedih pun, pasti akan semangat melihat hadiahnya ialah uang tunai Rp.5.000.000,- untuk pemenang lomba Wagyu Eating Competetion. Bikin ngiler, kan lihat hadiahnya? Selain itu ada lomba Photo Contest tiap minggunya yang mendapatkan Iphone 6 (selama 1 bulan), dan voucher makan buat pemenang hiburan yang dibagikan saat acara ini.

Juri & MC WAgyu Eating COmpetetion by Sari Novita
3 Juri & MC: TJ dan Angga. Wagyu Eating Competetion

            Tak lama, ketiga juri muncul di atas panggung. Mereka berasal dari 3 kekaisaran berbeda: Cina, Mesir, dan Romawi. Saat ditanya oleh Tj dan Angga Anwar, kriteria yang dimenangkan kepada ketiga juri, mereka jawab.”Tercepat, terlahap, dan harus habis.“ Saya pun jadi bertanya, bagaimana itu memakan 1 kilo dengan cepat, harus habis, dan harus terlihat lahap pula? Nggak kebayang. Sumpah!

           Selanjutnya, tiap peserta (40 orang) terlebih dahulu harus mengundi nomor ronde. Jadi, ada 2 ronde yang tiap rondenya bakal muncul pemenang dari ketiga kriteria tersebut. Setiap pemenang pada kedua ronde itu dilihat siapa yang memiliki waktu tercepat. Sebelum dimulai semua peserta harus mengangkat kedua tangan. Khawatir punya alat pendukung lain yang dapat membantu habiskan wagyu steak.

      Kompetisi pun dimulai. Sedikit terkejut melihat peserta wanita berhijab turut serta dalam kompetisi. Meski terlihat tidak secepat para peserta pria yang melahap Wagyu Steak cukup cepat dan mereka seperti orang yang doyan banget makan daging. Ada peserta pria bertubuh kurus yang tampak santai, tak peduli berat tubuh peserta lain yang lebih besar, bahkan ada yang jauh lebih besar dari dirinya. Saya pun sempat memotret peserta yang sebelum kompetisi mulai, dia berdoa dahulu. Barangkali, berdoa untuk kebahagiaannya dan sekilo piring daging wagyu di hadapannya.

            Ada hal unik di kompetisi ini, bagi peserta yang telah menghabiskan 1 slice daging, mendapatkan bel ronceng berukuran sedang. Bagi saya unik saja, karena bentuk bel yang benar-benar orsinil bukan digital atau lainnya yang berbau teknologi. Peraturan kompetisi lainnya, hanya ketiga juri yang memegang stop watch, peserta tidak diperbolehkan. Kemudian, peserta yang sudah melahap 5 slice daging wagyu dikenakan topi Micky Mouse berukuran kecil. Lucu, ya?

               Di ronde pertama, ada 2 peserta yang menonjol alias gokil. Yaitu Aji dan Ronald. Aji berukuran lebih besar dibanding Ronald. Mereka berdua termasuk peserta yang lebih cepat menghabiskan satu per satu Wagyu Steak. Awalnya, kameramen dan fotografer banyak mengarahkan lensanya ke arah Aji.

Aji, pserta Wagyu eating competetion by sari novita

             Setelah penonton bersorak keras ke arah Ronald, maka kamaramen dan fotografer pun menghampiri pria yang saat detik-detik terakhir menggunakan tangannya untuk meraup sayuran di piringnya. Gokil tenan! Dan, menanglah Ronald di ronde pertama. Ternyata tubuh lebih besar tidak menjamin kecepatan dalam memakan makanan.

Ronald Pemenang Kedua Wagyu Eating Competetion
Ronald, Pemenang Ronde I Wagyu Eating Competetion

Ronde kedua. Ronde yang bikin saya Hah Hah Hah. Rasanya baru semenit kompetisi mulai, tapi saya dan seluruh penonton sudah melihat Julhan menghabiskan lebih dari setengah daging wagyu tersebut. Alamak! Peserta bernama Julhan ini bertubuh tinggi dan besar, tapi tidak sebesar Aji, peserta di ronde pertama. Menurut saya, dia tampak professional dalam melahap helai demi helai Wagyu Steak tersebut. Cara makannya pun sangat cepat, gesit, dan lincah. Perkiraan saya, dia pernah melakukan lomba makan sebelumnya.

            Keriuhan makin menjadi setelah melihat piring Julhan habis bersih dengan waktu singkat. Dalam hati saya, “O, dia sudah yang menang jo” ceritanya pakai logat Menado. Selanjutnya, acara istirahat sebentar. Istirahat karena ketiga juri dan pihak resto Abuba Steak sedang membincangkan siapa pemenang Wagyu Eating Competetion, Photo Contest, dan Live Tweet. Sementara itu, penonton dihibur oleh live band yang membawakan lagu-lagu yang cukup menghibur.

JUlhan Pemenang pertama wagyu eating competetion 2 by sari novita
Julhan Pemenang I Ronde Kedua Wagyu Eating Competettion

              Waktu yang dinanti pun tiba, juri mengumumkan pemenang Photo Contest, lalu Live Tweet. Dan terakhir, pemenang Wagyu Eating Competetion. Dugaan saya pun benar, dengan waktu 1 menit 10 detik, Julhan memenang Wagyu Eating Competetion Abuba Steak tahun ini. Selamat untuk Julhan dan keluarga. Pasti makanan merupakan salah satu kunci kebahagiaan keluarga mereka (lagi-lagi saya mengira-ngira). Selamat bagi semua pemenang dan juga pemenang hiburan. Terima Kasih Abuba Steak yang telah memberikan kesempatan kepada saya menyaksikkan keseruan lomba makan ini. Bagi saya melihat orang-orang yang lahap memakan merupakan keseruan dan kebahagiaan tersendiri.

Julhan Pemenang pertama wagyu eating competetion
Julhan, Pemenang Pertama Wagyu Eating Competetion
wagyu eating competetion 3-by sari novita
Ronald, Pemenang Kedua Wagyu Eating Competetion

9 Replies to “Keseruan Wagyu Eating Competetion”

  1. Aku membayangkan makan satu kilo steak seberat satu kalu dalam waktu berdekatan. Duh membayangkan saja sudah mual Mbak Sari hahahaha..Hebat Bapak pemenang itu. Selamat kepadanya 🙂

Leave a Reply