Warung Nongkrong di Jalan Blora

Warung, tumpah-ruah di Jakarta. Tempat nongkrong, tumbuh bagai tanaman rambat di Jakarta. Lalu apa istimewanya sebuah bangunan menyebut dirinya sebagai tempat nongkrong asyik? Pula berdiri di Jalan Blora yang malam hari lebih dikenal sebagai tempat bar, karoke, live musik, bermain biliard, bahkan dulu sempat berdiri tempat pijat tanda petik. Malam memang berbeda dengan pagi, siang, dan senja. Juga dengan dulu dan sekarang. Terang hari di Jalan Blora merupakan pusat bisnis yang tidak pernah berubah sejak dulu hingga kini. Di gelap hari, tempat hiburan di Jalan Blora pun semakin berkurang atau tidak terlihat, tapi bukan ini yang menjadi pembahasan.

Menjamurnya tempat nongkrong di Jakarta, diikuti pula dengan jumlah pengunjung yang tinggi. Bisa dikatakan pengunjung tidak pernah sepi dan selalu kehausan mencari tempat-tempat yang dapat memenuhi kebutuhan mereka. Sebutan nama “warung” kini makin luas, sebuah cafe atau kedai bisa pula dinamakan warung. Pengunjungnya pun selalu ramai, tidak yang muda, tidak yang tua, meski rata-rata anak muda jaman sekarang lebih merajai tempat makan dan minum yang mempunyai fungsi ganda sebagai tempat nongkrong.

3 bulan lalu, “Waroeng Mee” hadir meramaikan Jalan Blora yang letaknya hanya sekitar 500 m dari stasiun kereta Sudirman, Jakarta. Dari namanya, memang mereka menawarkan kuliner mie kepada para tamunya. Tapi, tidak menu mie saja yang ditawarkan, ada roti bakar, burger, kebab, dan menu lainnya. Menengok interior-nya, Waroeng Mee menonjolkan karya-karya Mural pada sebagian dindingnya. Seni Mural memang sedang hits saat ini, pemilik Waroeng Mee tahu persis soal ini. Mural memang mampu memberikan nuansa lain, sebuah seni yang memenuhi ruang kosong dan meramaikan perasaan-perasaan senang atau positif. Mural inilah yang membuat Warung “Waroeng Mee” menjadi tempat asyik buat nongkrong dan menarik.

Menu-menu di Warung Mee-by Sari Novita

Dari segi kuliner pun, Waroeng Mee menyediakan berbagai pilihan kuliner yang menarik dipandang mata dan sedap di lidah. Dan pasti semua orang mengenal Kue Cubit, kudapan dari nenek moyang yang dimodifikasi berbagai varian rasa: coklat, green tea, red velvet, bubble gum, dan lain-lain. Jangan pernah tidak memesan Kue Cubit, bila kamu ke Waroeng Mee. Kudapan ini merupakan salah satu kuliner enak di Jakarta dan paling enak untuk menemani kamu-kamu yang nongkrong bersama teman-teman. Pesan Kue Cubitnya dengan kombinasi rasa, sayang kalau hanya satu rasa, jadi kamu-kamu bisa merasakan sensasi Kue Cubit dengan varian rasa.

Kue Cubit Campur-campur
Kue Cubit Campur-campur

Ada satu lagi menu paling huge dan long, kalau saya melihat rupanya persis kapal pesiar. Hanya Rp.60.000,- kamu-kamu sudah bisa menyantap “Submarine Long Bread” dengan kenyang – berupa burger panjang dan berisi keju, tomat, sayur, mayoinaise, slice beef.  Tempat nongkrong asyik di Jakarta Pusat ini juga menyediakan burger warna-warni yang berukuran standar (sama dengan burger lainnya yang ada di Jakarta). Burger yang berwarna-warni ini cukup eye catching dan worth it.

Submarine Long Beard
Submarine Long Beard

“Frozen Banana”, satu lagi kudapan di Waroeng Mee yang saya rekomendasikan. Anak-anak pasti suka menu ini – buah pisang yang direndam ke dalam cairan coklat dan taburan corn flake, lalu dimasukan ke dalam lemari pendinging/kulkas. Saya pastikan kamu-kamu (muda atau tua) bakal suka Frozen Banana yang nyummy dan bikin nagih.  Waroeng Mee tidak melupakan kamu-kamu yang senang makan roti bakar. Roti bakar di sini bentuknya pun unik dan rasanya berbeda – ditaburi marshmallow, corn flake, coklat, keju, oreo- tergantung dari menu roti bakar yang kamu pilih. Tersedia pula Kebab Turki, wajar karena pemilik Waroeng Mee juga pemilik dari Baba Rafi,  Hendi Setiono dan istrinya,  Nilam Sari.

Frozen Banana
Frozen Banana
2 Menu Roti Bakar
2 Menu Roti Bakar

Bubble Gum drink dan Cool Banana drink, kedua minuman yang mesti dicoba. Bubble Gum, minuman berwarna biru ini paling kece rasanya bagi saya. Ada marsmallow-nya juga loh. Segar, manis, dan bikin meleleh perasaan (lebay kuadrat). Kamu-kamu harus coba minuman ini, very recommended! Cool Banana, minuman yang dicampur Yakult. Rasanya enak, dan sebelum diminum, kamu-kamu harus mencampurnya dengan Yakult. Ada sensasinya!

Bubble Gum Drink
Bubble Gum Drink
Cool Banana
Cool Banana

Jika kamu-kamu sedang berada di sekitar Jakarta Pusat, apalagi dekat Blora, tidak ada salahnya mencoba nongkrong sambil memesan kuliner special di Warung Mee. Warung nongkrong dengan kuliner yang tidak boleh dilewatkan!

 

Apa Kata Nilam Sari Tentang Dunia Bisnis

Dalam bisnis, pasti ada problem (seperti hidup), tapi kita harus jalan terus, mau besar, mau sukses, harus melewati proses.”– Nilam Sari

Hendy Setiono memang tidak sendiri membuka usaha Kebab Turki yang telah memiliki 60 outlet dan menyebar di 8 negara. Sang istri, Nilam Sari, sejak awal sampai kini tetap mendampingi dan menjadi partner yang saling menopang. Nilam Sari adalah seorang yang doyan makan tapi tidak bisa memasak. Orang yang doyan makan dan pintar mencicipi makanan, sehingga ia tahu mana makanan yang enak dan mana yang tidak enak. Taste-nya terhadap makanan bisa dilihat dari Kebab Turki yang memiliki ingredients rempah-rempah Indonesia – yang rasanya lebih enak dibanding asal kebab di negaranya. Nilam mengakui sengaja menambahkan rempah-rempah Indonesia yang bercita rasa tinggi agar produknya memiliki keunggulan.

Keunggulan produk memang terlihat pada usaha baru mereka “Waroeng Mee” salah satu menunya Submarine Long Beard yang jarang, bahkan mungkin belum ada di Jakarta. Menu ini merupakan produk unggulan yang dapat menarik perhatian pasar. Rasanya pun tidak mengecewakan. Justru ‘mee’ yang menjadi nama warung ini dengan bermacam menu mie-nya, terlihat biasa saja dan berada di bawah menu lainnya yang lebih menarik dan lezat. Barangkali ini taktik dari bisnis yang mereka jalankan.

Nilam Sari juga mengatakan betapa pentingnya komunitas atau support system dan frekuensi yang tepat dalam menjalankan bisnis. Di sini kita bisa berbagi, saling membangkitkan semangat dan membicarakan usaha untuk ke depannya. Terpenting jangan berhenti, selalu cari celah, dan cari solusi. Juga buat produk Indonesia yang ingin go internasional, “tidak ada hal yang tidak mungkin,” begitu Nilam Sari bertutur.

Bicara wirausaha tidak lepas dari modal. Bagi Nilam Sari, modal bukanlah hambatan. Hal ini memang terbukti, dari modal hanya 4 juta saja, Hendy dan Nilam telah berhasil meningkatkan usahanya sampai ke luar negeri. Dari 1 gerobak, 2 gerobak, 6 gerobak dalam setahun, hingga kini merayap ke-8 negara. Proses, itu kata Nilam Sari. Satu kata yang memang semua manusia harus jalankan bila ingin meraih angan-angannya. Terakhir dari Nilam Sari terkait tantangan dunia bisnis, “Selalu ada jalan!” Ya, selalu ada jalan menuju pintu-pintu yang menanti dibuka oleh tangan-tangan yang tidak pernah patah.

Hendy Setiono dan Nilam Sari
Hendy Setiono dan Nilam Sari

Terima Kasih Hendy Setiono dan Nilam Sari atas sharing dan kesempatannya.

 

Catch Waroeng Mee (always open) at Jl. Blora, No.36, Jakarta Pusat.

You can takes reservations, walk-ins welcome, good for groups, take out and waiter service.

Dilarang keras mengambil dan mengaku-ngaku foto-foto di blog ini sebagai foto kamu, jika tidak ingin saya Makannnnn! Haha.

Menu Makanan Warung Mee
Menu Makanan Waroeng Mee

 

 

Menu Minuman Waroeng Mee
Menu Minuman Waroeng Mee

7 Replies to “Warung Nongkrong di Jalan Blora”

Leave a Reply