Terima Kasih Buat Cinta Tak Pernah Ada


Kasihan cinta itu, selalu saja menjadi “kambing hitam”. Sudah pasti selalu saja disalahkan. Jika bintang berkumpul ramai, bulan membentuk tubuhnya sempurna, angin berbisik rambat dan hadirlah romansa tanpa terduga. Disitulah cinta dieluk-elukan, dipuja-puja, dan tentu, tak pernah terdengar kata salah dengan cinta. Bahkan, cinta dipeluk erat-tak boleh lepas begitu saja, tak ada air mata kehilangan atau kerinduan, yang ada hanya kebahagiaan.

 

Jika kalian disuruh memilih Cinta atau Harta, kalian akan memilih apa? Seorang gadis menjawab pertanyaan ini melalui sedikit perenungan. Gadis itu bilang,” Aku akan memilih keduanya, tapi aku akan memulai dari cinta. Dengan cinta, aku bisa mencari harta-seberapa banyak yang kumau dan aku berakhir bahagia. Namun, jika aku awali dari harta, belum tentu aku mendapatkan cinta tulus – seperti yang aku inginkan.”

 


 

 

Bagaimana menurut kalian? Pertanyaan ini telah di-survey ke banyak orang dari berbagai profesi, status, sosial, usia, shio atau bintang, ras, pendidikan, tempat tinggal dan lain sebagainya. Jawabannya pun beraneka ragam, mungkin memang begitulah cinta. Cinta itu bermacam bentuknya dan luas sekali pengertiannya. Cintaku dan cintamu belum tentu sama, karena cinta tak pernah sama. Cinta yang seperti apa milik kalian? Apakah kalian merasakan perih akibat cinta persis dengan rasa perih pada si B? Soal rasa mungkin tak jauh berbeda, namun soal kisah-terdapat jutaan kasus-memiliki cerita dan plot yang berbeda.

 

Satu hal yang mengusik, yaitu tentang cinta yang tak pernah ada. JIka cinta tak pernah ada, mengapa berterima kasih kepadanya? Mungkin sebagian orang akan berpendapat aneh, mungkin sebagian orang lainnya lagi, menganggap biasa saja, malah ada yang tak perduli keberadaannya-ada atau tidak ada. Ah, banyak sekali ya pertanyaan dan jawaban seputar cinta itu.

 

Cinta, suatu topik yang tak pernah bosan dibahas, tetapi tidak sedikit pula berpendapat Basi, terlalu melankolis, buang waktu-tidak penting, saat berbicara cinta. Anehnya, bagi sekelompok orang itu, ketika cinta hadir tak diundang, mereka jadi gelagapan, gla, bodoh, buta dan lebih melankolis dibandingkan sekelompok orang yang tak habis-habisnya mengutak-atik soal cinta.

 

Jadi menurut kalian, apakah ada ‘cinta yang tak pernah ada’ itu? Seorang gadis yang ditemukan sedang menari di atas kertas menjawabnya, ADA !!



** Tulisan masih bersambung

Leave a Reply